Wednesday, July 10, 2013

Pengalaman Mengenakan Jilbab di Eropa


“Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu serta para wanita kaum beriman agar mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka mudah dikenal dan tidak diganggu orang. Alloh Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (Al Ahzab: 59)

Awalnya saya sempat ragu untuk tetap menggunakan jilbab saat pertama kali berkunjung ke Eropa, mendengar cerita tentang perlakuan kurang menyenangkan kepada beberapa wanita muslim yang mengenakan jilbab di negara-negara tertentu sempat membuat hati saya ciut. Akan tetapi saya teringat pesan guru saya untuk senantiasa meneguhkan hati untuk ‘menolong agama-Nya’, maka dengan berucap bismillah dan berdoa kiranya Dia juga berkenan menolong, maka terbanglah saya tahun 2011 ke Eropa, berkeliling ke Belanda, Belgia dan Jerman. Dan Alhamdulillah apa yang saya takutkan tidak terjadi, bahkan saya mendapatkan pengalaman yang menyenangkan.

Belgia, Belanda dan Jerman ternyata merupakan negara yang cukup banyak dihuni oleh imigran muslim, ketika saya berjalan-jalan di Grand Place Brussels atau Winkelcentrum Amsterdam beberapa kali orang menyapa saya dengan ‘Assalaamu’alaikum’ diiringi senyuman yang hangat.

Saat saya hendak membeli makanan, beberapa kali di beberapa tempat berbeda saya diingatkan oleh penjualnya tentang mana makanan yang mengandung babi.

Ketika saya dan suami sedang berjalan kaki di malam hari di pertokoan kota Leiden, seseorang mendekati suami saya yang berjalan beberapa meter di belakang dan menawarkan narkoba. Begitu melihat respon saya yang langsung mendekat, dia segera menyadari bahwa kami bersama-sama dan berkata “Oh, you are muslim! Sorry…sorry…” lantas dia langsung melangkah menjauh dan meninggalkan kami terkaget-kaget sendiri.

Ternyata mengenakan jilbab di Eropa tidak semenakutkan yang saya bayangkan, bahkan di area-area tertentu dimana banyak imigran Muslim bermukim, kita akan sering berpapasan dengan wanita dari negara lain yang mengenakan jilbab.

Model jilbab yang saya pakai (jilbab langsung pakai) yang termasuk salah satu model jilbab yang nge-trend di tanah air – ternyata disukai oleh teman-teman saya yang merupakan orang asli Eropa, kata mereka “It’s nice, looks like a hat!”

 (Amsterdam, 12 Juli 2013. 3.06 am)

No comments:

Post a Comment