Sunday, February 14, 2016

Curahan hati ibu untuk anaknya mengenai seks dan homoseksualisme

Anak-anakku tersayang,
Pahamilah bahwa raga ini bukan mutlak milik kita, kehidupan dan segala perlengkapan yang kita gunakan semata-mata pinjaman dari-Nya,
Maka sebagai peminjam, sudah selayaknya kita menjaga baik-baik segala fasilitas hidup ini dan digunakan sesuai dengan aturan main yang ditetapkan oleh Sang Pemilik Hidup.

Anak-anakku terkasih,
Akan datang saat dimana kalian akan merasakan dan menyaksikan berbagai perubahan dalam tubuh dan mulai merasakan desir gairah seksual. It's okay honey, itu sangat normal, jangan takut memang Yang Kuasa sudah menyetel manusia demikian adanya untuk menjaga kelangsungan hidup manusia. Namun gairah syahwat yang membara itu kalau tidak dikendalikan bisa sangat merusak pikiran, jiwa dan raga kalian, bahkan bisa mencederai masa depan kalian.

Ada kisah nyata yang tercantum dalam naskah kuno bernama Kitab Nabi Idris, tentang suatu masa ketika beberapa oknum malaikat langit bernafsu melihat perempuan-perempuan yang cantik di muka bumi lalu mereka menggaulinya dan hasilnya melahirkan keturunan yang berupa raksasa yang merusak bumi sedemikian rupa sehingga akhirnya Allah Ta'ala mengirimkan banjir besar  untuk membersihkan bumi dari segala kenistaan yang sempat ada. Percampuran malaikat yang dikenal dengan makhluknya yang suci dari alam malakut tidak diperkenankan oleh Yang Kuasa, kenapa? Karena Dia sudah mempunyai rencana untuk setiap ciptaan-Nya dan percayalah bahwa rencana-Nya selalu membawa kebaikan yang abadi.

Anakku sayang, demikian juga dalam hidup kita, ada batas-batas yang patut kita kenali, mana hal-hal yang Allah sukai mana yang tidak, hendaknya kita senantiasa mencari jalan untuk membuat Dia senang dan ridho, itulah jalan keselamatan, jalan menuju kesejatian cinta. Ada tujuan spesial dari penciptaan masing-masing manusia, kenapa dia dilahirkan dalam raga perempuan, kenapa yang lain dalam raga laki-laki, masing-masing punya peran yang harus dimainkan dalam kesempatan kehidupan di dunia yang hanya sekali ini. That's right, we only have one shot, so let's make sure we don't screw this up! Maka baca dan pahami dulu aturan main dalam kehidupan yang telah Dia tetapkan dan kemudian kita berupaya sekuat tenaga untuk menjadi ciptaan-Nya yang baik.

Anak-anakku, belahan jiwa mama. Kalian akan menghadapi jaman dan masa yang berbeda dengan apa yang mama hadapi, di masyarakat yang mengusung kebebasan menjadi agama dan membalut perzinaan (seks di luar nikah) dengan label cinta. Mama akan berbohong kalau bilang mama tidak khawatir. Tapi mama lebih percaya perlindungan-Nya lebih Maha Canggih dibanding konspirasi atau plot secanggih apapun untuk menyesatkan kalian. Untuk itulah mama tidak pernah putus berdoa setiap saatnya, memohon kebaikan dan keselamatan bagi kalian. Dan kalaupun, naúdzubillahimidzaalik, kalian terpeselet dan khilaf, kalian akan selalu jadi cinta dan anak sayang mama, cinta mama untuk kalian lebih besar dibanding apapun kesalahan yang dilakukan. Mama akan selalu terbuka dan siap diajak bicara, mama tidak akan men-judge kalian, melabeli kalian 'terkutuk, sesat' atau semacamnya, biarkan itu jadi wilayah Tuhan, juga mama tidak akan mendiskreditkan kalian dengan perkataan semacam "yuks!atau  jijik!" karena sekali lagi cinta mama terlalu besar sehingga tidak mungkin ada ruang untuk membenci.

Tugas mama adalah menyampaikan kebenaran, sepahit dan setidak enak apapun kedengarannya.
But above all, i choose to be loving than just to be right.

Meanwhile, just enjoy your childhood and have as much as happy moment together :)
Dari mama yang selalu mencintaimu

No comments:

Post a Comment